detik itu melangkah maju tanpa ampun. tak pedulikan segala kegelisahan dan ketakutanmu. kau terus berlari namun mereka tak sekalipun berhenti. hingga kelelahan memaksamu mundur. menghadapkanmu pada mimpi buruk yang sudah lama kau kubur. dan sekali lagi, kau terlambat untuk menyelamatkan diri.
Labels: random