semuanya begitu rumit.
terlihat sederhana, namun terasa berat.
kata-kata yang telah dirangkai,
keberanian yang telah dikumpulkan,
hilang begitu saja,
hanya karena satu dan dua tetes air mata.
berkali-kali berbenah.
beratus kali terjatuh.
satu kesalahan meruntuhkan beribu usaha.
satu kebohongan membangunkan beribu rahasia.
lelah yang tak tertolong.
keputusasaan yang tak berujung.
pertolongan itu ada,
selalu ada.
melalui apapun dan siapapun.
kapanpun dan dimanapun.
tapi mengapa masih begitu rumit?
maaf.
maaf.
maafkan aku. tolong.
Labels: random