"maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu" - QS. Al-Baqarah: 152
kemana kita selama ini mencari ketenangan? melarikan diri dari penatnya ego, membebaskan jiwa dari belenggu nalar, menawar hati yang terluka karena ujian berupa dunia.
bukankah konyol ketika manusia berlomba mengindahkan dunianya hanya untuk hidup yang begitu singkat? lalu ketika ditanya untuk apa selama ini kita hidup, jawaban yang bisa diberi hanyalah kematian.
sesungguhnya, setiap manusia diciptakan untuk ber-Tuhan. maka secara fitrah, setiap manusia tidak akan menemukan tujuan hidup yang tepat selain di jalan-Nya. ketika ketenangan dicari tidak pada tempatnya, ibarat sedang meminum air laut ketika dahaga, rasa haus itu justru tidak akan pernah hilang.
tidakkah sebaiknya kita berhenti berpikir sempit? berhenti menyandarkan diri pada hal-hal yang semu. berhenti mencurahkan cinta pada manusia lain, melebihi yang lebih berhak dicintai. mulai melihat ke dalam hati masing-masing. dan mengembalikan cinta pada yang Maha Mencintai.
ayo kembali ber-Tuhan :)
Labels: faith