malu rasanya, saat saya sadar seberapa saya berlagak lupa selama ini. saya paham tentang keutamaan membaca sholawat. saya paham bahwa dimanapun dan kapanpun saya berada, saya boleh dan mampu bersholawat. tapi saya memilih untuk hanya bersholawat ketika orang lain menyebut namamu atau saat saya duduk tasyahud. saya malu ketika saya sadar seberapa saya selama ini perhitungan terhadapmu ya Rasul. saya malu jika saya berani bilang mencintaimu, namun perjalanan cinta saya baru sampai disini. pantaskah saya merindukanmu?

"Indeed, Allah confers blessing upon the Prophet, and His angels [ask Him to do so]. O you who have believed, ask [ Allah to confer] blessing upon him and ask [ Allah to grant him] peace." (QS. Al Ahzab: 56)
malu rasanya, ketika selama ini sudah beratus-ratus hadist menghampiri saya, namun baru hitungan jari yang bisa saya amalkan. saya malu ketika saya memilih untuk tidak melaksanakan sunnah-sunnahmu, meskipun saya paham fadhilahnya. saya memilih untuk angkuh, meskipun saya sadar seberapa engkau sangat mencintai kami dan seberapa engkau mengkhawatirkan kami hingga di akhir hayatmu ya Rasul. lalu, pantaskah saya merindukanmu?

"Do not make [your] calling of the Messenger among yourselves as the call of one of you to another. Already Allah knows those of you who slip away, concealed by others. So let those beware who dissent from the Prophet's order, lest fitnah strike them or a painful punishment." (QS. An Nur: 63)
terkadang saya berkhayal,
tentang bagaimana bahagianya saya jika bisa bertemu denganmu. saya berkhayal tentang seberapa
baiknya sosokmu. sosok yang mengorbankan seluruh hidupnya untuk kebaikan
umat. sosok yang kemuliaannya telah diakui oleh Yang Maha Mulia. saya
berkhayal tentang seberapa saya nanti akan sangat mencintai dirimu lebih
dari saat ini. tapi, pantaskah saya mencintaimu ya Rasul?
rindu ini begitu dalam. tapi mampukah rindu ini mencapaimu? saya hanyalah manusia penuh dosa yang tinggal di akhir jaman. tapi bolehkah saya mencintaimu? ya Rasul, terimalah rindu dan cinta ini.
Allahumma shalli wasallim wabaarik 'alaa sayyidinaa Muhammadinil
faatihi limaa ughliqa, wal khaatimi limaa sabaqa wannaashiril haqqi
bilhaqqi, walhaadii ilaa shiraatikal mustaqiimi, shallallaahu 'alaihi wa
'alaa aalihi wa ash haabihi haqqa qadrihii wamiqdaa rihil 'adziim.
Ya
Allah curahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah atas junjungan
kita Nabi Muhammad SAW yang dapat membuka sesuatu yang terkunci, penutup
dari semua yang terdahulu, penolong kebenaran dengan jalan yang benar,
dan petunjuk kepada jalan-Mu yang lurus.
Semoga Allah mencurahkan rahmat kepada beliau, kepada keluarganya dan
kepada semua sahabatnya dengan sebenar-benar kekuasaan-Nya yang Maha
Agung.
Aamiin
Labels: faith