<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Feb 27, 2017
mereka yang sama

faktanya, dunia ini memang sempit. dan yang lebih 'memperparah' keadaan, Tuhan menempatkan mereka yang dianggap setipe, pada lingkaran yang sama. alhasil, kita akan selalu menemukan benang merah seberapapun jauh kita berpindah.

nah, hal ini paling mudah dibuktikan dimana hayoo? dimana lagi kalo bukan walimahan, hahahahah. terlewat sering rasanya saya menemukan banyak wajah familiar saat datang di pernikahan teman (walaupun tidak satu bidang studi dan bukan teman kampus). cerita saling kenalnya pun macam-macam, tapi manusianya ya itu-itu aja.

hal ini sepertinya berlaku pada mereka yang dibantu Tuhan untuk tetap berada di batas lingkaran yang 'wajar', termasuk saya. meskipun saya mudah bosan jika berada di tempat yang sama, tapi saya tidak pernah bisa berpindah terlalu jauh seberapapun saya ingin. dan mungkin banyak orang di luar sana yang bernasib sama.

wajar saja, pada satu dua kesempatan langka, kita mulai menyadari keberadaan banyak benang merah yang dililitkan antara beberapa orang.

mungkin saja, terus dipertemukan dengan mereka yang sama ini, justru sebuah bentuk kenikmatan. hanya saja saya belum begitu sering mensyukurinya.

Allah, Yang Mengamankan.

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia