kemarin sepulang tarawih di manarul ilmi, saya dibuat terharu oleh hal yang tidak terduga. mungkin ini sudah jadi hal biasa disana. tapi selama puluhan tahun saya pergi ke masjid, baru pertama kali ini ketika pulang, saya melihat semua alas kaki ditata rapi oleh seseorang, atau mungkin banyak orang. semuanya ditata tepat dengan pasangannya, dan sudah dihadapkan membelakangi masjid.
beliau berhasil menunjukkan kepada saya, bahwa segala pori kehidupan bisa dijadikan manusia sebagai ladang kebaikan. tidak perlu berangan terlalu jauh untuk menjadi bermanfaat. ambil sedikit waktu untuk menatap dengan baik-baik ke sekelilingmu, dan temukan ladang kebaikan itu.
Labels: past