<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Mar 2, 2016
2013


kemarin saya buka lagi buku-buku catatan lama saya, berharap bisa menemukan catatan kuliah yang masih bermanfaat. dan dipertemukan kembali lah saya dengan buku merah ini :" bisa dibilang buku ini adalah 'everything that i did in 2013 in a nutshell'.

saya buka lembar per lembar, sambil mengingat apa yang saya lakukan atau pikirkan saat menulis ribuan goresan itu. rasanya saya malah jadi kasian sama diri saya sendiri. serius, saya menjalani hidup saya (saat itu) dengan begitu sibuk, yang saking sibuknya catatan di buku saya itu terlihat tidak masuk akal.

dalam sehari, rata-rata saya punya tiga jadwal di tempat berbeda selain urusan kuliah. mulai dari urusan kesma (yang super bejubel sampai ngga ideal), kegiatan di dua organisasi eksternal (yang acaranya selalu di luar kota), kontributor sebuah majalah keprofesian, jadi pentolan pengkaderan (di dua angkatan yang berbeda dengan bentuk yang berbeda pula), kegiatan ormawa yang ngga kehitung tiap bulannya ada berapa, ikutan lomba keilmiahan + latihan kepemimpinan di tiap kesempitan, dan yang ngga kalah menguras tenaga: masih tetep jadi editor kelompok di tiap tugas besar kuliah TT

sebenernya tidak ada yang saya sesali, karena pada akhirnya saya juga selalu jadi pihak yang belajar banyak dari tiap kesempatan itu. saya cuma heran, bagaimana dulu saya bisa sesibuk itu dan masih bisa bertahan? bahkan ibunya nayu yang notabene jarang liat saya secara langsung pernah tanya 'imok itu ngga capek tha? kok perasaan kabeh-kabeh dilakoni'

bener sekali ibu. saya dulu pernah sangat capek. capek di dalam maupun di luar. tapi alhamdullah sudah istirahat. dan insyaAllah sudah belajar sangat banyak dari tahun-tahun sibuk itu dan siap untuk berlelah-lelah kembali di masa depan :''

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia