- the other day begins-
memilih untuk menghindar daripada harus menghadapi. berpura-pura tidak mendengar, meski mata juga mampu melihat. ketakutan itu akan terus mengejarmu. memaksamu untuk memberikan jawaban, meski kau terus menyibukkan diri bernostaligia dengan kenangan.
kau tau senyummu palsu. kau tau kebahagaianmu itu semu. hatimu tak tenang, karena terlalu banyak yang kau khawatirkan. terlalu takut untuk berubah dan kecewa. kau sadar kau harus beranjak, tapi masa muda terlihat begitu indah untuk ditinggalkan. lalu kapan kau akan menjadi dewasa?
esok tidak akan pernah menjadi hari yang berbeda, jika kau tak pernah berhenti mencari alasan. ketaui, tidak ada yang membanggakan dari seorang pecundang yang idealis.
Labels: fav, life