<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Oct 26, 2015
yuk hijrah!

bulan muharram tahun ini adalah awal tahun paling berkesan bagi saya secara pribadi. banyak komitmen baru yang saya jalin dengan diri saya sendiri, dan hal itu merupakan lompatan terbesar dalam hidup saya. saya mungkin terlihat sama saja, baik secara penampilan maupun kepribadian. kalau kata temen-temen saya, saya masih ‘berdandan’ ala anak pondokan dan masih enfp sempurna (kalau ngga tau apa itu enfp, silahkan googling sendiri ._.). tapi cara saya memaknai hidup ini sudah jauh berbeda dari apa yang dulu saya jalani. dan cukup saya dan Allah saja yang tau detailnya.

populernya, hijrah dalam pandangan muslimah kekinian adalah tentang proses seorang akhwat untuk menutup aurat atau menyempurnakan hijabnya. berhubung kerudung ini sudah melekat di tubuh saya sejak 18 tahun yang lalu, bisa dibilang saya tidak mengalami ‘proses hijrah’ dalam memantapkan hati untuk berhijab. karena bagi saya waktu itu hingga saat ini, hijab adalah keharusan, bukan pilihan (walaupun sampai sekarang hijab saya juga belum syar’i TT). tapi pada hakikatnya, hijrah seorang muslimah jelas tak hanya berputar mengenai hijab.

meninggalkan yang buruk. layaknya buah yang terlihat cantik tak selalu manis, begitu pula diri saya yang mungkin sudah terlihat baik ini tak sebenarnya paham tentang agama. atau saya mungkin paham, tapi tak menjalaninya. jika kita mau mempelajari Islam secara kaffah, maka tidak akan ada hari yang bisa kita lewatkan tanpa memperbaiki diri. keburukan-keburukan kecil yang terlewatkan dengan alasan ‘ah, Allah pasti akan memaafkanku’, kemudian menumpuk bak gunung, hingga kita kebingungan harus mulai memperbaiki yang mana dulu.

ambillah langkah itu, sedikit demi sedikit. jika tidak bisa mengambil perubahan besar, mulailah dari yang terkecil. tak perlu terlalu cepat, yang penting terus maju, sambil memastikan diri untuk tetap istiqomah. lontarkan pertanyaan-pertanyaan kecil kepada diri kita tiap harinya, ‘sudahkah ibadah saya sempurna?’, ‘sudahkah saya bermanfaat untuk orang lain?’, ‘sudahkah saya menjalani hari layaknya seorang muslim?’. maka lamban laun kita akan terus menemukan celah-celah diri untuk diperbaiki.

saya dan anda, memang sangat jaaauuuhhh dari sempurna. bukan, lebih tepatnya saya dan anda ini, memang hanyalah manusia akhir jaman yang mendekati hina. jangan sampai hal-hal buruk yang larangannya sudah diatur dalam agama, tetap kita lakukan karena sikap remeh yang ujung-ujungnya akan kita sesali di akhirat.

saya berani nulis begini bukan karena saya yakin lebih baik dari anda. dosa saya kalau di-‘jejerkan’, mungkin luasnya melebihi alam semesta dan seisinya. tapi mulai sekarang, saya ingin mengambil langkah kecil itu. memulai hijrah saya menjadi muslimah yang lebih baik, tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga orang lain :))

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia