<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Sep 3, 2014
pimnas

beberapa hari yang lalu saya baru aja kembali dari semarang dalam rangka mendampingi temen-temen kontingen pimnas 27. dan bukan pimnas namanya kalo ngga ada cerita pedih dibaliknya, hahaha. dimulai dari pelatihan intensif di camp, posko pimnas, sampai seluruh rangkaian kegiatan pimnas sendiri di semarang.

pertama, waktu camp di hotel equator, saya ngotot nemenin salah satu kelompok buat nyelesaiin ppt. dan akibatnya saya harus balik ke kamar jam 1 pagi sendirian, dengan kondisi saya lupa nomer kamar. walhasil, saya lari-lari gak jelas gara-gara ketakutan sendiri -_- sempet juga hampir masuk kamarnya orang ngga dikenal, tapi untungnya saya (entah bagaimana) bisa kembali ke kamar dengan selamat :"

setelah camp, kegiatan pelatihan langsung dipindah ke posko pimnas. dan ironisnya, persiapan pimnas ini memang bebarengan sama ppkmb fakultas. lengkaplah sudah hidup saya -_- setiap hari, jam 05.00 pagi saya harus apel pagi di fakultas, dan jam 08.00 saya harus cus ke rektorat buat jaga posko sampai waktu yang tidak dapat dipastikan. paling malem sih jam 23.00. sempet takut juga soalnya harus pulang malem terus, dan perjalanan ke kos juga ngga deket. tapi yaa... mau bagaimana lagi.

satu-satunya hiburan selama di posko pimnas ya cuma satu, danau kampus c! jadi kalo sudah memasuki senja, saya biasanya curi-curi keluar sebentar ke danau buat ngasih makan ikan. yaaa, walaupun saya terlihat sedikit menyedihkan karena selalu ngasih makan ikan sendirian -_-

sampai akhirnya, tibalah kami di medan perang sebenernya. setiap kali saya merasakan atmosfir pimnas, kepala saya selalu dipenuhi pertanyaan besar seperti "kemana ide hebat mereka pada akhirnya bermuara? setiap tahunnya, ribuan mahasiswa hebat dengan idenya yang tidak kalah hebat berkompetisi disini, tapi mengapa indonesia belum juga bisa menjadi negara maju?". ah maaf, pertanyaan saya memang terdengar bodoh ._.

ada juga statement-statement aneh yang saya dengar ketika pimnas, seperti alasan dibalik kurangnya partisipasi dari 2 kampus besar di ajang sebergengsi pimnas. katanya sih karena orientasi mahasiswanya sudah kompetisi tingkat internasional, atau sudah bukan kelasnya mungkin kalo di tingkat nasional :/

tapi setelah mendengar alasan itu, saya jadi malah heran. karena itu malah membuat saya berpikir kalo mereka belum paham betul tentang pkm ataupun pimnas. ehm, kalo boleh berpendapat, pkm ini ngga bisa disamakan dengan karya tulis ilmiah pada umumnya. nilai kebermafaatan bagi masyarakat luas lah yang jadi poin penting. di pkm, yang dinilai adalah tentang bagaimana sebuah ide hebat bisa diaplikasikan langsung dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. makanya kalo alasannya seperti itu, itu tandanya mahasiswa dari dua kampus besar itu orientasinya masih sebatas pencapaian, bukan pengabdian. walaah, sudah ah rasan-rasannya u.u

*backtounair* dan hasil akhir di peringkat 5, sejujurnya sama sekali tidak membuat saya kecewa. saya sudah sangat berbangga melihat perjuangan temen-temen selama prosets pelatihan. biarpun belum membawa pulang piala, saya yakin perjuangan temen-temen di pimnas sudah banyak mengubah hidup banyak orang, termasuk hidup mereka sendiri ke arah yang lebih baik.

masih ada tahun depan, dengan semangat dan jerih payah temen-temen dari bem, garuda sakti, ikapimnas, tpku, insyaAllah juara umum bukanlah hal yang mustahil. jadi, ayo songsong pimnas 2015 dengan target menang! jika kita bersungguh-sungguh, pasti bisa!

satu tekad, satu nyali, tahun depan pasti juara! cukup sekian curhatan saya malam ini :"") tumben-tumben lho saya nulis banyak :p

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia