<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Mar 18, 2014
masih untuk dia

jaga dia ya Allah, jaga dia seperti Engkau menjaga ku
sabarkan dia, bangunkan dia ketika adzan shubuh Mu memanggil.
karena setiap hari hati ini ingin sekali bertanya, bagaimana ia bisa memulai hari jika melewatkan shubuhnya?

ingatkan dia untuk bergegas ke rumah saat maghrib Mu berkumandang
dekap dia dalam sujudnya sebelum tidur
biarkan dia terjaga dalam tahajjudnya di malam hari hanya untuk meminta petunjuk Mu.
dan ketika meragu, bisikkan kepada nya untuk segera beristikharah.
karena sungguh aku tidak bisa menjangkaunya, aku belum bisa meneguhkannya

jadikan dia pribadi yang hebat, yang bisa menguatkan aku kelak...
jadikan bahunya satu-satunya tempat aku bersandar...
jadikan tangannya satu-satunya yang menghapus air mataku..
jadikan dekapannya tempat yang paling menenangkan bagiku..
jadikan dia ayah yang hebat bagi anak-anak ku kelak..
lalu aku mohon, ya Allah..
kuatkanlah kedua tangannya untuk mencari rizqi Mu..
jangan ganti senyum manisnya dengan amarah, karena dari situlah separuh kekuatanku berasal
meski mungkin sekalipun aku belum pernah mengenalnya, meski hatiku menerka-nerka wajahnya, warna bola matanya, dan siapa namanya.

entah dia datang dari masa lalu atau memang belum pernah Engkau ijinkan untuk bertemu..
sampaikan kepadanya, aku menunggunya...
yakinkan kepadanya, bahwa selalu dalam tiap sujudku, aku mendoakannya...
sampaikan salam ku untuk dia yang akan mendampingiku kelak, ya Allah.
untuk dia yang nantinya menjadi satu-satunya lelaki yang aku cintai dan mencintai aku.

sampaikan kepadanya, bahwa setelah mendoakan kedua orang tuaku dan keluargaku, doaku tak pernah putus untuknya..
dalam hajat ku, istikharah ku, juga tahajjudku..
aku menunggu imam hatiku menemukan aku.
ya Allah, jangan pernah bosan mendengarkan doa hamba, yang masih untuk dia.

original writing by: http://pupututami.blogspot.com

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia