<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Dec 12, 2013
keluarga cemara

 mungkin beberapa orang akan merasa aneh sama pilihan buku saya bulan ini. kunjungan ke toko buku kali ini menambahkan satu lagi koleksi novel sastra saya. jujur, saya memang kurang tertarik sama novel fiksi populer. bukan berarti novel fiksi populer ngga berkualitas, hanya saja saya ngga begitu bisa menikmati bahasanya.

keluarga cemara.

buku karangan arswendo atmowiloto terbitan gramedia ini, jadi judul pilihan saya. lhoh, ngga salah pilih buku im? insyaAllah ngga. memang, buku ini kekristenannya cukup kental. tapi, bahasanya yang indah bikin buku ini jadi.... ah, worth it sekali pokoknya,

bercerita tentang kesederhanaan sebuah keluarga yang bermodal ketulusan dan kejujuran. abah, emak, euis, ara, dan agil berhasil membuat saya tersenyum haru sepanjang membaca. bahasanya yang sederhana malah membuat saya jadi  makin hanyut dengan ceritanya. 'komidi putar', 'tak punya bunga', 'ayam dan gigi', 'agil ingin nakal', 'peci untuk abah', 'musik musim hujan' dan banyak bab lainnya membuat saya paham tentang sederhananya arti bahagia. bahkan jika air mata bisa menjadi simbol kebahagiaan, buku ini bisa menceritakannya dengan sangat baik.

jangan berpandangan negatif dulu. saya bukan penganut sekulerisme fanatik. saya insyaAllah masih sangat teguh dengan pilihan hidup saya. pada hakikatnya, semua agama jelas mengajarkan kebaikan. tapi bagi saya, tetap hanya satu yang paling baik. dan jika kita benar paham tentang prinsip "bagiku agamaku, bagimu agamamu", menurut saya ngga ada masalah membaca buku ini.

teruslah membaca, peluklah dunia.

Labels: ,




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia