setelah sekian lama saya ngga masak, akhirnya keturutan juga saya masak di komisariat hmi. sebelum memulai ritual, saya ama beberapa pejuang komis yang lain cus ke pasar pabean buat hunting seafood murah. tempatnya sih lumayan jauh, dideketnya kya-kya situ. sempet nyasar beberapa kali pula.
masalahnya waktu belanja, saya masih dandanan ala anak kuliah, pake rok panjang, dan bersepatu unyu. waktu saya masuk ke pasar, beneran aja, saya yang jadi pusat perhatian gara-gara dandanan yang aneh. saya takjub ngelihat semua pengunjungnya udah prepare pake sepatu boots. satu-satunya yang pake sepatu ala princess ya cuma saya -_-
karena pasar pabean itu pasar induk, jadi mayoritas pengunjungnya itu niatnya 'kulakan'. berjubellah saya dengan gentong-gentong isi ikan, ibu-ibu pedagang yang nyunggi dagangan, dan kucing-kucing pengais rejeki.
setelah proses panjang mengamiskan diri, akhirnya kami dapet ikan gurami 3 kg, cumi 3 kg, sama kerang 2,5 kg. waktu di dalam pasar, karena mayoritas pedagangnya orang madura berbahasa aktif, saya jadinya kebingungan waktu nawar. malah kata si greas, pedagangnya sering nyepik tapi sayanya yang ngga sadar -_-
alhamdulillah, setelah sampe di komis. ritual memasak langsung dimulai. selain seafood, kita juga bikin es punch melon sama cah kangkung. karena belum cukup professional dan keterbatasan alat, masaknya sampe makan waktu 2 jam. dan semua makanan ludes dalam waktu 15 menit di lahap sama mulut 20 orang lebih.
cuapek rasanya. punggung kayak mau protol. padahal cuma belajar sedikit banget dari yang biasa ibu saya tanggung selama berpuluh-puluh tahun di rumah. tapi tetep aja sih rasanya seneng. karena gimana-gimana, masakan paling enak di dunia, setelah masakan ibu saya, ya masakan bikinan sendiri. hahahahaha
there was still a lot of things to learn. yang penting, jangan capek buat belajar im :)
Labels: fav, love