<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Oct 19, 2013
imo ilo

sepenggal percakapan di siang yang random dengan keponakan tercinta saya berumur 2,5 tahun bernama ilo
mo: ilo, sebentar lagi aunty maria punya adek bayi lhoo
lo: imo, ini imo, buat gedung *sambil nyodorin mainan susun balok minta dibikinin gedung
mo: ngga mau, imo mau bikin robot ajah. ilo, kembali ke topik. habis ini kamu punya adek, jadi nanti ada temen main lain deh selain sama imo *sambil bikin robot
lo: mau gedung ajah
mo: kayaknya adek bayinya nanti cowok deh. enaknya kita kasih nama apa ya lo? iwo? ibo? izo? *sambil tetep bikin robot
lo: imoo, gedung imoo
mo: iloo, robotnya ini kalo tidur bisa berudah jadi gedung jugak *sambil memasang mata berbinar
lo: ... *ikutan berbinar
dan mbak saya cuma bisa ketawa mendenger percakapan absurd kami

awalnya, saya dulu juga dipanggil aunty. tapi karena saya lebih sering milih jadi temen mainnya daripada tantenya, dipanggillah saya layaknya seorang anak tetangga sebelah .-.

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia