<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Jun 10, 2013
bahagia hmi

" ...berdoa dan ikrar
menjunjung tinggi syi'ar Islam
turut Qur'an dan Hadist
jalan keselamatan
ya Allah, berkati
bahagia hmi... "
saya gabung sama organisasi ini kurang lebih baru 1 tahun. sebenernya, belum banyak hal yang saya lakuin sama temen-temen yang lain, tapi secara mengejutkan, 'rumah' ini sudah sangat membekas di hati saya.

waktu masih awal bergabung, saya belum bisa kontributif karena masih sibuk sama kerjaan di kampus. bukannya saya ngga komitmen sama hmi, tapi kerjaan di kampus waktu itu memang bikin saya ngga bisa mikir hal lain. sampe akhirnya saya nyeletuk ke salah satu temen saya "udah, ngga papa. biar aku ikut lk lagi tahun depan, kalo memang aku belum bisa ngasih apa-apa ke hmi sekarang".

beberapa minggu kemudian, saya ketemu salah satu senior saya, dan saya 'diingatkan' dengan cara yang sangat baik. senior saya meyakinkan saya, kalo sejak awal kami sudah jadi keluarga, dan ngga segampang itu ikatan persaudaraan ini dilepas.

sebenernya, secara psikologis, saya ini cenderung 'sakit'. saya ngga terbiasa di lingkungan jauh sama keluarga. saya ngga masalah ngga punya banyak temen buat hanging around, tapi saya ngga biasa ngga punya keluarga. dan di hmi, sedikit demi sedikit, saya ketemu dengan banyak saudara-saudara baru.

memang, ngga semua orang berpikiran sama kayak saya. baik itu orang luar hmi, atau bahkan kader hmi sendiri. saya juga kadang bingung gimana saya bisa sampai berpikiran seperti sekarang. tapi makin kesini, saya makin paham sama apa yang orang-orang sering bilang: 'karena di hmi, kami berteman lebih dari saudara'

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia