<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
May 5, 2013
braveness

waktu best 2 kemarin, saya kan ngasi games ke adik-adiknya, yang pada intinya mereka harus cerita tentang kekurangan dan kelebihan masing-masing. di akhir game, gantian mereka balas dendam, mereka tanya tentang kelebihan dan kekurangan saya.

....

setelah saya pikir lagi. kekurangan saya sebenernya banyak. banyak banget malah. yang paling banyak diprotes sih, lack in 'modern' communication. yang lainnya kalo diceritain nanti malah terkesan menghardik diri sendiri. hahaha

kalo kelebihan? saya punya rasa berani. kadang saya nganggap diri saya sendiri kayak singa yang ngga punya rasa takut (kecuali sama Allah lho ya).

karena kalo menurut saya, cuma keberanian yang bisa mengantarkan kaki-kaki lemah saya mewujudkan cita-cita. karena cuma keberanian yang bisa menegakkan pribadi minus saya bergerak ke depan. masih muda, ngga berani, ya rugi.

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia