saya bisa aja ngga peduli. tapi gimana sama orang tua saya? masa kalo ibu saya nanya, saya jawab "belum mikir mam. belum waktunya". yang ada nanti malah kedua orang tua saya yang bakal pontang-panting ngira anaknya ngga punya rencana ke arah sana.
dan akhirnya, untuk yang keempat ini, saya jawab iya. untuk kesekian kalinya, saya akan berusaha meninggalkan punggung yang sekarang makin kabur tampaknya. entah berhasil atau tidak. demi apa? demi kewajiban saya sebagai makhluk Tuhan. demi siapa? demi kedua orang tua saya.
mungkin banyak yang masih harus saya gapai. tapi bukan berarti apa yang saya pilih sekarang akan menghambat jalan saya. saya yakin, dengan niat ibadah, Allah akan menunjukkan jalan-Nya :''
bismillah
Labels: :)