<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Apr 3, 2013
karena beda

halo. selamat berjumpa lagi! setelah sekian lama, akhirnya tiba juga saatnya buat saya ngeluarin tumpukan berkas lama di kepala ini.

akhir minggu lalu, saya dan temen-temen akhirnya merampungkan salah satu amanah yang paling berat di sepanjang kepengurusan kami. walaupun saya ngga bisa terlibat langsung waktu hari pelaksanaan, saya kurang lebih tau masalah apa aja yang dihadapi temen-temen disana.

perbedaan adalah salah satu tanda kebesaran Tuhan. saya percaya itu. tapi yang terjadi kemarin itu bener-bener luar biasa. rapat evaluasi yang awalnya saya alokasikan hanya selama 1 jam, tiba-tiba jadi 3 jam. yang awalnya harus ada makrab, akhirnya kami ditiadakan karena sudah terlalu malam.

selama evaluasi, banyak tetes air mata yang terbuang, emosi yang meluap, sikap saling menyalahkan, mengeluh tanpa solusi, dll. untungnya di tengah 'ketidakwarasan ' itu, masih ada orang-orang yang siap sedia meluruskan keadaan

apa saya sama temen-temen kapok? sama sekali ngga. kami malah kayak burning up setelah semua yang kami lewati. saya sendiri juga kagum sama temen-temen saya. mereka bertahan setelah semua yang kami hadapi.

mungkin karena walaupun melelahkan, temen-temen dan saya ngerasa belajar banyak dari kepanitiaan kemarin. banyaaak bangeet, lebih khususnya, belajar sabar dan menerima perbedaan. karena perbedaan itulah titik awal dari segala macam konflik. dan dari baksoswil kemarin, dimana perbedaan adalah sebuah keharusan, kami dituntut untuk cepat menyesuaikan.

tapi alhamdulillah, setelah baksos kemarin, temen-temen jadi kayak habis di upgrade. karena sudah pernah merasakan kepanitiaan yang berat, saya jadi yakin, temen-temen akan selalu siap dalam segala macam kemungkinan terburuk. ya ngga anak jmki?

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia