<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Apr 22, 2013
arema: arek malang

"kami arema salam satu jiwa
di Indonesia kan slalu ada
slalu bersama untuk kemenangan
kami arema~" aremania - salam satu jiwa
walaupun kedua orang tua saya pendatang di malang, tapi kota itu sudah jadi rumah pertama bagi kami. sejak saya masih hibernasi di perut mami, sampai jumpalitan segala cara, saya habiskan di malang.

semua pasti pernah denger arema kan? itu klub sepak bola kebanggaan kota kami. dulu, sebelum ada dualisme di kubu arema, sebelum isl punya kembaran beda tanggal lahir: ipl, saya ngikuti setiap pertandingannya. setelah ada carut marut persepakbolaan, saya jadi capek ngikuti.

tau arema, pasti tau aremania. dan mereka adalah suporter bola kebanggaan kami. saya yakin, orang luar pasti menganggap mereka anarkis ngga punya aturan dan lain sebagainya. tapi saya dengan sincerely, menghargai mereka. saya sering pulang sekolah, sendirian, dan kebarengan ama rombongan aremania, dan saya alhamdulillah baik-baik aja. bahkan sempat, markas arema pindah disebelahnya sman 3 malang. mepet tembok. jadi akhirnya banyak aremania sering kumpul disana. dan ngga ada yang khawatir. oiya, satu hal lagi, aremania kalo nonton pertandingan itu selalu bayar. ngga cuma bondo nekat, tapi juga bondo duit.

saya masih inget, dulu waktu arema juara isl tahun 2010, seluruh kota malang mengharu biru menyambut tim kebanggaan kami. seluruh pemain dikarak ke seluruh penjuru kota malang, dan saya sama temen-temen juga ikut menyambut mereka di halaman sma. waktu itu seluruh kota berbahagia. di seluruh kampung dinyanyikan lagu kebanggaan aremania. di seluruh jalanan dijual baju arema. bener-bener mengharu biru pokoknya.

walaupun saya mungkin tidak terlihat sebagai orang yang menaruh perhatian di sepak bola indonesia, saya tetep punya klub yang akan selalu saya cintai meski nanti saya menetap di tempat lain. percaya atau tidak, saya dulu nangis haru lho waktu piala isl akhirnya berlabuh di bumi singo edan ini.

setiap orang pasti punya catatan hitam masing-masing, begitupun arema dan aremania. tapi saya yakin, arema sudah menuju ke arah yang lebih baik dibanding waktu ada masalah internal yang membingungkan itu. dan saya juga akan tetap mendoakan yang terbaik untuk tim kebanggaan saya ini,

"bukan sekedar fanatik, tapi berkode etik". salam satu jiwa!

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia