<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Apr 29, 2013
dengan telak

Pernahkah kamu berpikir tentang jawaban?
Ah, ternyata yang namanya jawaban itu tidak selalu lugas dan tegas.
Kadang, hanya berbentuk tanda; diam dan hening.
Seperti halnya tanya cintaku kepadamu.

Aku jatuh cinta kepadamu dengan telak.

Kamu akan tahu kebenarannya, kelak.

Kelak, saat waktu berpihak kepadamu;
menyuguhkan arti ketulusan cinta itu.
Terlambat atau tidak, aku tak tahu.


Mungkin, aku bukan lagi orang yang sama saat kamu menyadarinya.

Tahu-tahu, kita terlambat untuk bersama atas nama cinta.

Maka, bacalah setiap tanda yang tercermin dari kata dan gerak tubuhku.
Bahwa, dengan telak aku jatuh cinta kepadamu.
Dan, kamu tak lagi butuh kata “kelak” untuk menemukan jawaban itu;
sebelum semua terlambat di lipatan waktu.


- Moammar Emka
    (-kuntawiaji)

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia