<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Dec 28, 2012
the parkour rat

kemarin malem, ditengah kunjungan ke kontrakan, setelah minggu lalu terjadi insiden "masko" sampe aku nangis, kemarin ada insiden "the parkour rat" -_____-

tau parkour kan? olahraga yang lompat-lompat+jumpalitan antar gedung atau bangunan gedhe itu. dan bayangkan, ada seekor tikus ukuran sedang yang dengan gagah berani melakukan itu indoor di kontrakaaaan!

suwumpah ya kawan-kawan, kemarin itu serangan yang sangat mengerikan. terror yang mendalam bagi pengisi kontrakan saat itu, khususnya aku ama kak revin yang padahal sudah aman di dalam kamar, tapi masih teriak-teriak kayak orang kesurupan liat tikus itu terbang tinggi di langit-langit kontrakan.

sebenernya aku pengen cerita kronologisnya, tapi gak tau kenapa susah banget dibahasakan ke tulisan. susah banget ngegambarin suasana kemarin, gimana sekontrakan heboh semua ngeluarin setiap macam alat pemukul buat menghadang tikus yang bertengger di ventilasi jendela (gak kebayang kan?)

dan pada akhirnya, kejadian kemarin makin meyakinkan aku, kalo tikus itu emang sangat perlu untuk ditakuti. terus tadi pagi dibilangi sama abaw kalo satu tikus (lebih tepatnya curut) telah terjebak lem harga 15ribu. hahaha, semoga tikus-tikus yang lain juga masih sebodoh tikus yang telah tertangkap itu. aamiin. (maaf jahat)

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia