beberapa hari yang lalu, di sudut belakang ruangan, aku mendengarkan untuk kedua kalinya tentang apa yang aku dapatkan satu tahun lalu. dan ada salah satu mahasiswa bertanya:
"bagaimana caranya agar saya bisa mencintai almamater?"
dengan percaya diri lelaki di depan menjawab "hilangkan semua egomu, simpan kepentingan pribadi. dan berusahalah menumbuhkan rasa bangga terhadap almamatermu".
bagiku jawaban itu masih klise. karena aku sendiri pernah merasakannya, dan cara itu belum berhasil meyakinkanku untuk tetap bertahan disini. hingga akhirnya aku tiba pada suatu titik, dimana aku menemukan cara yang tepat.
singkat saja. berkorbanlah untuk almamatermu, maka kamu akan tahu bagaimana cara mencintainya. karena satu-satunya cara mencintai adalah berkorban. berilah sesuatu terlebih dahulu pada almamatermu, maka kamu akan lebih menghargainya. karena satu-satunya cara menghargai adalah memberi.
Labels: kampus