<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Aug 24, 2012
pilihan Tuhan

ada yang menahan jemari ini
hanya jika aku bisa mengucapkannya dalam kata
maka tak perlu jemari ini gelisah
hanya jika aku tak takut kehilangan
maka tak perlu hati ini dituliskan

ya, karena memang hati manusia tak sesederhana itu
karena ada terlalu banyak sisi yang harus disepakatkan
dan tetap saja tak pernah sepakat

karena itulah Tuhan menciptakan pilihan
dan pilihan tak selamanya indah
biar terus kelu saat menapaki jalan-jalannya
maka hari ini, aku mendapatkan pilihan itu

setelah aku tau bagaimana menghindar hanya menunjukkan betapa menyedihkannya diriku
aku hanya akan berdo'a
terus saja berdo'a hingga aku tau bagaimana akhirnya

terkadang akhir cerita dari semua itu bisa lebih menyedihkan daripada pilihan awalnya
tapi toh aku sudah berdo'a
walaupun aku tau, kamu malah berdo'a untuk hal yang sebaliknya

tapi itu bukan masalah intinya
karena pada akhirnya, ini bukan tentang pilihanmu atau pilihanku
ini tentang pilihan Tuhan

Labels: ,




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia