bertiga kami duduk di balkon pinggir lapangan. jelas tergambar lelah di wajah dua temanku ini. entah bagaimana, kami semua hanya terdiam karena tak ingin membuang tenaga untuk banyak hal yang masih harus kami hadapi. sebuah percakapan singkatpun dimulai.
i: suasananya kok galau ya. langit sorenya nyindir banget
m: biasa aja mok *sambil ketawa nyinyir
n: kamu aja mok lagi dramatis. bukan suasananya yang galau, tapi kamu
kamipun tertawa menguapkan sedikit kepenatan diri
dan bertiga kami terus menerawang membaca langit
Labels: life