<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Jul 29, 2012
rumah Allah itu

aku sudah lupa, umur berapa aku mulai jadi jamaah manarul islam. yang jelas mulai dari aku belajar iqro', sampe sekarang. mulai dari manarul yang dulu besarnya se-langgar, sampe akhirnya jadi masjid dengan basis jamaah yang besar.

aku masih inget, manarul yang dulu kayak gimana. kecil dan penuh dengan anak-anak ngaji. sekarang? jangan ditanya. bahkan manarul sekarang punya ambulance sendiri. Subhanallah.

ibu-ibu masjid juga ramah. aku cuma bisa senyum kalo disalami banyak ibu-ibu walaupun aku sendiri ngga kenal. dan mereka mulai tanya-tanya gimana kuliahku. salah satu fenomena emang, they know me, but i 'm not. yaa, dinikmati aja.

dan setiap kali ke masjid, aku selalu ngerasa kalo aku dan manarul sedang berlomba. berlomba menjadi lebih baik. walaupun kalo dilihat-lihat manarul udah menang jauh emang. aneh emang, gimana cara ngebandingin antara manusia ama masjid cobak ._.. tapi emang itu yang aku rasain. karena itu juga, manarul jadi salah satu tempat yang nggangenin :')
halaman belakang Manarul Islam
tetaplah jadi pusat peradaban masyarakat madani, Manarul Islam, rumah Allah yang kucintai.

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia