<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Mar 23, 2012
my first meeting with cadaver!

@ Departemen Anatomi FK UA

tuh judul kok terlihat over exited yaa, padahal sebenernya aku takut juga. tapi ke-exited-anku ternyata mengalahkan ketakutanku juga pada akhirnya. dan, untuk pertama kalinya i touch a cadaver, atau yang biasa dikenal dengan mayat. hari rabu kemarin, ameloblaster masuk kelas anatomi. dan yang sedikit mengejutkan, kami yang awalnya masih belajar osteologi dengan tulangtulang manusia, secara tibatiba dikasih cadaver buat belajar regio. ada yang happy ada juga yang takut. kalo aku sih duaduanya nyampur jadi satu.

kesan pertama setelah liat cadavernya adalah, k a s i a n. beneran, wajah cadavernya masih jelas banget. jadi sebelum kelas benerbener dimulai, aku 'ngelus' kepala cadavernya sambil bilang "pak, permisi ya. maaf mengganggu. makasih udah mau bantuin saya belajar. semoga bapak pahalanya banyak". dan beberapa menit setelahnya, aku baru sadar kalo ternyata dialogku itu rada horor -..-" tapi kan katanya, cadaver itu guru kita, jadi ya aku berusaha memperlakukan beliaubeliau sehormat mungkin.

setelah selesai belajar regio, kita rehat sebentar sebelum belajar tentang cranium. nah, kesempatan itu aku pake buat nyoba pake pisau anatomi dan nyari arteri-vena-nervous di regio brachii. dan, aku baru tau kalo ternyata lumayan gedhe tubulusnyaa. aaah, pokoknya seru laaah. i've discovered many things. tapi, setelah balik ke kosan jadi rada kebayangbayang, ditambah lagi tibatiba bau formalin di depan kamar kos. adeeh, bikin stress sendiri  __-__

rasanya aku jadi mulai terbiasa dengan ke-hectic-an semester 2 ini. tugastugasnya itu lhooo. ditambah kegiatankegiatan non akademik yang sering bikin ngga fokus juga. tapi Alhamdulillah ya, mungkin karena aku anaknya cuek ya, jadi gak gupuhann :p

semoga aja, di semester 2 ini aku bisa belajar lebih banyak lagi, tau lebih banyak lagi, dan melakukan lebih banyak hal lagi. i expect you, my life!

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia