 |
| mbak maria, mami, aku, mbak ika |
|
everything started when i dreamed about my mom last night. bukan mimpi yang indah, tapi membuatku sadar akan sesuatu. di mimpi itu, aku sudah jadi perempuan paruh baya. aku baru saja datang entah darimana ke sebuah fotokopian yang cukup besar. aku menemui mami. sepertinya itu usaha mami setelah pensiun. setelah bertemu beliau, kami jalanjalan di depan sambil ngobrol. mami sudah tidak dapat berjalan dengan cukup baik. aku menuntun beliau sepanjang perjalanan. dan entah setelah langkah keberapa, aku mulai menangis. dan ketika aku terbangun, bantalku sudah basah karena airmataku.
walaupun sekarang mami masih sehat bugar, aku menyadari betapa waktu bisa berjalan begitu cepat. aku jelas sangat berharap mami akan terus menemaniku sampai kapanpun. aku selalu berusaha mendoakan beliau di setiap kesempatan yang Allah berikan kepadaku. dan sungguh, betapa meruginya aku jika tidak mau berusaha membahagiakan beliau mulai saat ini:')
Labels: love