rasanya aku mulai ragu dengan semuanya. karena semuanya bergerak melawan arus naluriku. bukankah seburuk apapun sebuah kejujuran, ketika seseorang memutuskan untuk tidak menjadi seorang pengecut, maju kedepan sambil mengemukakan kebenaraan adalah jalan yang paling terhormat?
rasanya aku mau mundur. karena aku mulai kecewa dengan sekelilingku. ketika harapanku serasa terurai menjadi debu akibat keputusan menyedihkan itu.
yasudahlah, berjalanlah sendiri saja.
sayangnya ini bukan masalah aku atau seseorang. tapi kami. langkahku tak akan merubah apapun. dua orang bertindakpun tidak akan merubah apapun. karena tidak ada keputusan, tanpa kesepakatan. tidak ada kesepakatan, tanpa kesamaan pandangan.
bagaimana bisa satu pandangan, kalau memang pada hakikatnya aku terlalu idealis bagi mereka.
jadi bagaimanapun aku berusaha menjelaskan, aku hanya akan terlihat sebagai pembual yang tidak rasional.
baiklah. aku tidak akan lari dari masalah. tenang. aku akan menyelesaikan semua yang memang harus aku selesaikan.
tapi hanya sebatas itu, tidak lebih.
layaknya seorang penjahat, merasa bersalah, tapi tidak mau dipenjara. memilukan.Labels: random