<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://draft.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Jan 1, 2012
surat singkat untuk ayahku

aku selalu bersyukur kepada Tuhan karena telah mengirimkanku kepadamu
memberiku kesempatan untuk menjadi bagian dari hidupmu
membiarkanku berada di bawah asuhanmu
karena tak ada yang lebih baik dari itu

ayah, terimakasih telah menjadi sosok panutan yang baik bagiku
atas beribu butir doa yang kamu panjatkan demi diriku di tengah malam
atas inspirasi yang kau berikan lewat semangat menimba ilmumu yang tak pernah pudar

selamat ulang tahun ayah. tahun baru selalu menjadi indah karenamu

semoga, di umurmu yang menginjak 52 tahun ini, namamu menjadi lebih panjang karena gelar professormu :)
dan alangkah indahnya, jika Tuhan memberi kesempatan untuk anak-anakku kelak mengenal dirimu
i love you ayah, aku sangat mencintaimu :*

oh ya, aku kangen banget nonton ludruk bareng ayah :"))

Labels: ,




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia