<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Jan 17, 2012
Malaikat Malik dan Zabaniyah

sekarang tentang Malaikat Malik dan Malaikat Zabaniyah. masih inget tugas kedua malaikat itu apa? yap, penjaga neraka. *tibatiba merinding*

dimulai dari malaikat Zabaniyah. tugas dari Zabaniyah adalah menyiksa orangorang yang masuk neraka tanpa ampun. Zabaniyah jumlahnya ada 19, sesuai huruf yang ada dalam bacaan Basmallah. dalam Daqoiqul Akbar, karya: Imam Abdirrahim bin Ahmad Al-Qadhiy, Zabaniyah digambarkan sebagai berikut:
Penglihatan para malaikat itu bagaikan kilat yang menyambar, gigi mereka sepuh tanduk sapi, sedangkan bibir-bibir mereka menjulur sampai ketelapak kaki, kobaran api keluar dari mulut-mulut mereka, dan jarak antara kedua bahunya adalah sekitar perjalanan satu tahun. Dikatakan pula bahwa, Allah tidak menjadikan dalam hati mereka rasa belas kasihan dan lemah lembut sebesar semut kecilpun. Salah seorang dari mereka ada yang menyelam dalam lautan api neraka selama 70 tahun tetapi api neraka itu tidak membahayakan atas dirinya, karena sesungguhnya cahaya itu dapat mengalahkan api neraka
dan pempinan dari para Malaikat Zabaniyah adalah Malik. dalam kisah dari Manshur bin Amman malaikat Malik digambarkan sebagai berikut:
Malaikat Malik mempunyai tangan dan kaki yang bilangannya sama dengan jumlah ahli neraka. Setiap kaki dan tangan itu bisa berdiri dan duduk, serta dapat membelenggu dan merantai setiap orang yang dikehendakinya. Menurut kisah, karena Malik memiliki wujudnya yang sangat menyeramkan, ketika Malik melihat kearah Neraka maka sebagian api memakan api yang lain karena rasa takutnya kepada Malik.
jujur ya, waktu aku baca itu, aku langsung speechless .____. takut meeeeen. aku lebih takut ini daripada hantu ya. lebih takut ini daripada tikus. walaupun sebenernya yang perlu kita takuti itu hanyalah Allah u.u Astaghfirullah...

*sigh* tapi kalo gini ini aku jadi kembali lagi ke pertanyaan 'seandainya Allah tidak menciptakan surga dan neraka, masihkah kamu beriman kepada-Nya?'. itu pertanyaan yang sulit. aku sendiri bukan orang yang alim. imanku ini masih tergolong kacangan. dan memang, sampai sekarang aku belum bisa menjamin masalah ini.

bagaimana kalian menanggapinya, mari direnungkan di diri masingmasing, aku hanya berusaha menyampaikan yang aku tau. karena kalo nunggu aku jadi orang yang benerbener alim, mungkin aku ngga akan pernah sempat meyampaikannnya. aku pernah denger kisah tentang percakapan Nabi Adam dan Allah SWT, bahwa dari 1000 orang keturunan Adam, 999 orang masuk neraka dan 1 orang masuk surga. baiklah, semoga kita bisa menjadi 1 orang yang mulia itu.

Jazzakumullahu khairan katsiron :)

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia