<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Dec 18, 2011
stories in the train #2


 source

pagipagi subuh saya berangkat ke stasiun kota baru. ngga ngantuk? ngantuk lah. setelah beli tiket penataran paling pagi, saya duduk di ruang tunggu. tibatiba ada lakilaki paruh baya duduk di sebelah saya. biasaa, ngajak ngobrol. karena saya dalam keadaan ngantuk, sayapun berakhir menjadi pendengar pasif. masih untung saya ngga ketiduran waktu dia crita.

kereta penatarannya akhirnya dateng. waktu jalan ke jalur 3, saya berpikir “semoga orang tadi ngga duduk disebelah atau dihadapan saya” bukan karena saya benci sama orang itu, sekedar naluri proteksi seorang perempuan.

dan sesuai harapan. ketika sudah masuk kereta, dia duduk cukup jauh dari saya. saya akhirnya lega. sepanjang perjalanan, saya tidur. sampai akhirnya kereta tiba di gubeng.

saya cepatcepat turun dari kereta. kereta saya sampai jam 10.30, padahal kuliah saya mulai jam 11.00 -..-“

tapi tibatiba ada orang menepuk bahu saya, saat saya menoleh, ternyata orang tadi! pikir saya “ngapain lagi tho maaaaas -____-“

mas: mbak, ini hapenya tadi ketinggalan di tempat duduk kereta. kasian orang tuanya nanti kalau ngga bisa ngehubungi mbak

*hening*

untuk masmasparuhbaya, maaf kalau saya sudah bersikap tidak sopan dan kurang adil ke masnya. seperti kata mas dhani, hilangkan prasangka!

Labels:




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia