<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/516551536964885590?origin\x3dhttp://imraafa.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

hi, call me imra/imok. 24. i'm a/an: ENFP, muslimah, wife, proud indonesian, dentist (wannabe), parents-complex daughter, and part-timer otaku.

this daily journal is basically a small window of my life. i write about everything, whether it's important or not. sometimes, it's not even serious. so don't expect too much from this blog. don't try to judge me based on my writings, because i'm much more complicated than you could imagine. and i never mean to hurt anyone by my words, so pardon me if somehow i offended you. last but not least, i've been writing here for more than 5 years, people changes, so do i. thanks, happy reading.
Dec 14, 2011
mengenang masa orientasi siswa

salam mitreka! satata!

pertama denger salam itu ya waktu pra-mos. kesan pertamanya? luar biasa mencekam -_______-

hahaha. mos adalah momen pertama saya dibully. anak keluaran smp 3 yg cupu kayak saya, tibatiba dimarahin abisabisan. tapi tenaang, no physical punishment :)

shock. stress. apa ajalah. sampesampe ada rasa menyesal masuk misa. tapi itukan dulu. saya merasa bersyukur mos sma saya ada pressingnya. jadi gak mempan dimarahin model apa aja :3

ada kenangan paling aneh jaman mos dulu. coba bayangkan ya, saya dulu pake pita dua di kerudung, bawa tikar, bawa jurigen, pake tas kardus, dengan memasang wajah melas selepas mos. bisa dibayangkan? tibatiba muncul mbakmbak reporter, ada kameramen juga, dengan segala perlengkapan broadcastingnya. come to me, then interviewing me!

aku pikir dia mau tanya masalah mos di smaku yang kabarnya sedikit keras. trus dia tanya:
sireporter: mbak, boleh saya interview yaa?
imok: *bengong*
sireporter: mbak, monumen tugu di depan ini biasanya rame buat apa yaa?
imok: *masi bengong*
sireporter: mbakk??
imok: hah? tugu? buat apa yaa? *wajah innocent*
sireporter: iya mbak, buat apa biasanya?
imok: aduh mbak, jangan tanya saya ya. dandanan saya lagi kayak tunawisma ini .___.
sireporter: gak papa mbaaak :)
imok: -_____- biasanya sih buat orang jogging, nongkrong, pacaran, fotofoto. ya gitulah mbak..
sireporter: oooh, gitu.. okedeh mbak, makasih yaa.
imok: hmmm


dan tibatiba..
cameramensialan: eh mbak, bisa take lagi? tadi ada kucing keshoot, ada suaranya pula. hehehe. sekali lagi ya mbaaaak
imok: *bengong *hening *ambilcelurit

sumpah yaaa, rasanya tugu itu pengen tak robohin biar gak ada interviewinterviewan segala -_____-

beberapa bulan kemudian, setelah libur hariraya, ketika keluar rumah, tibatiba ada tetangga yang menghampiri saya. tanpa prasangka, sayapun tersenyum menyambutnya. dan dia berkata:
sitetangga: imoook, waktu kemaren aku mudik ke madura, aku liat kamu lhoo di tv.. diwawancara waktu mos yaaaa???huahahaha. wajahmu abstrak banget pas diwawancara xD

saya tidak pernah berusaha melakukan hal memalukan ya Allaah, tapi kenapa nasib saya selalu dipermalukan -__________-


potret misa dari tugu

Labels: ,




Newer >
< Older




IMRA(c)
-indonesia